Penyebab Dari Penyakit Cacar Ular

Penyakit cacar ular merupakan penyakit cacar yang timbul beberapa tahun setelah terserang penyakit cacar air. Biasanya penyebab dari penyakit cacar ular adalah virus varisela yang ada pada laten di jaras saraf sensorik setelah pasien pulih dari cacar air. Jika penyakit cacar ular ini muncul kembali, maka penyakit ini disebut dengan varisela zooster.

Penyakit cacar ular biasanya muncul disekitar regio kiliy yang dipersarafi dengan saraf yang sudah terinfeksi. Penyakit cacar ular ini biasanya sering ditemukan pada lansia atau juga pada mereka yang mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh yang disebabkan karena penyakit atau juga karena stres. Penyakit cacar ular biasanya bisa ditularkan melalui kontak langsung atau bisa juga dengan lesi.

Untuk menegakkan diagnosis penyebab dari penyakit cacar ular adalah diagnosis yang dibuat dengan didasarkan pada riwayat dan juga berdasarkan hasil dari pemeriksaan fisik. Satu petunjuk yang penting untuk membantu mengetahui cacar ular adalah dengan lokasi unilateral dan juga munculnya dari rasa nyeri.

Komplikasi yang biasanya terjadi akibat penyebab dari penyakit cacar ular adalah infeksi bakteri sekunder yang ada pada vesikel. Penyakit pneumonia, radang sendi, ensefalitis, dan juga nyeri yang bisa terjadi pada cacar air. Munculnya sindrome Reye yang terjadi pada anak yang diberikan aspirin disaat mengidap cacar air. Orang dewasa yang pernah terjangkit cacar air biasanya bisa mengalami suatu perjalanan penyakit yang parah dan juga mempunyai resiko yang menjadi lebih besar dan juga menderita penyakit pneumonia atau komplikasi lainnya yang bisa terjadi.

Cara mengatasi penyebab dari penyakit cacar ular adalah dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti dibawah ini :

Bahan : daun waru landak yang segar secukupnya saja, dan tajin secukupnya.

Cara membuat resep : angin-anginkan terlebih dahulu daun waru landak hingga kering, kemudian digiling hingga menjadi bubuk. Setelah itu ambillah bubuk secukupnya saja, lalu diaduk dengan tajin. Ramuan siap untuk digunakan untuk pengobatan luar.

Aturan Pemakaian : Oleskan ramuan padpa bagian tubuh yang sakit.

Posted in Cacar Ular | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Cacar Ular

Penyakit cacar ular atau herpes zoster merupakan penyebabnya virus cacar air. Orang yang kena penyakit ini biasanya sudah pernah kena cacar air. Sewaktu penyakit cacar airnya sembuh, ada virus yang masih hidup dan bersembunyi di simpul saraf dalam tubuh kita (bisa puluhan tahun). Jika daya tahan tubuh kita turun misalnya karena terlalu lelah dan stres, maka virus yang bersembunyi tadi keluar menyerang saraf-saraf kulit. Terjadilah gejala penyakit cacar ular ini.

Gejala penyakit cacar ular ini selalu menyerang separuh saja dari tubuh. Tidak menyebar. Bentuknya berupa gelembung-gelembung berisi air yang menggerombol, dan rasanya nyeri sekali.

Pada orangtua berusia lebih dari 50 tahun sebaiknya cepat diobati oleh dokter. Bila tidak, bisa menyebabkan nyeri saraf menetap setelah herpes (neuralgia paska herpes), yaitu gejala penyakit cacar ular, kulitnya sudah normal tapi tetap terasa sangat nyeri sampai bertahun-tahun. Herpes zooster ini hampir tidak ernah kambuh lagi.

Cacar ular biasanya terdapat di kulit secara unilateral (satu area tubuh) di sepanjang dermatom yang terinfeksi. Tempat yang sering terinfeksi wajah, leher, dan dada. Lesi dapat berukuran kecil atau besar dalam jumlah yang sedikit atau banyak. Cacar ular dapat sangat menyakitkan.

Posted in Cacar Ular | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Komplikasi dan Cara Mengobati Cacar Ular

Cacar ular biasanya timbul beberapa tahun setelah infeksi cacar air. Cacar ular disebabkan oleh virus varisela yang berada laten di jaras saraf sensorik setelah pasien pulih dari cacar air. Apabila virus tersebut muncul kembali, maka disebut zoster. Herpes zoster biasanya dijumpai pada lansia atau pada orang dengan penurunan sistem imun yang disebabkan oleh penyakit atau stress. Herpes zoster tampaknya ditularkan melalui kontak langusng dengan lesi.

Dalam gambaran klinis

Cacar ular biasanya terdapat di kulit secara uni lateral (satu area tubuh) di sepanjang dermatom yang terinfeksi. Tempat yang sering terinfeksi adalah wajah, leher, dan dada. Lesi dapat berukuran kecil atau besar dalam jumlah yang sedikit atau banyak. Cacar ular dapat sangat menyakitkan.

Komplikasi yang terjadi akibat cacar ular

- Jika cacar ular terjai pada bagian di sekitar wajah dan melewati mata, maka dapat menyebabkan kebutaan.

- JIka herpes zoster terjadi di sekitar wajah saja dan mengenai saraf otak yang menpersarafi muka, maka dapat menyebabkan timbulnya sindrom Ramsay Hunt yakni otot wajah akan lumpuh disertai gangguan pendengaran, muntah-muntah dan vertigo.

- Penyakit cacar ular atau herpes zoster yang menyerang seseorang dengan rentang usia 40 tahun, akan terjadi komplikasi yang cukup mengkhawatirkan yakni rasa sakit dan nyeri yang begitu berat yaitu neuralgia pascaherpetik yakni rasa nyeri pada timbulnya cacar ular yang pernah terkena setelah sembuh. Angka kejadian neuralgia pascaherpetik ini tidak begitu besar hanya 10-15 % Namun rasa nyeri tersebut cukup menyiksa penderitanya, meskipun dapat hilang dengan sendirinya.

Pengobatan untuk cacar ular ini cukup sederhana, umumnya dokter akan memberikan vaksinasi atau obat anti nyeri dan obat pengurang risiko dari penyebaran virus varisela ini. Jenis obat dan vaksin yang diberikan sama dengan vaksin pada cacar air, yakni obat anti aksiklovir atau valasiklofir.

Posted in Cacar Ular | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri Ciri Terkena Cacar Ular

Penyakit cacar ular muncul ditandai dengan adanya gejala seperti kulit terbakar dan terasa sensitif, umumnya berlangsung dalam beberapa minggu. Namun gejala yang timbul tidak langsung seperti cacar air, cacar ular lebih cenderung terjadi apabila timbul rasa sakit akut dan sulit untuk di deteksi jika bintil-bintil merah belum menampakkan diri di permukaan kulit, ketika timbul bintil merah rasa gatal semakin dirasakan. Ruam atau kulit shingles kemudian mulai timbul akibat lepuhan kecil yang terjai di atas kulit merah dengan lepuhan lainnya yang muncul dalam 3-5 hari.

Lepuhan-lepuhan atau bintik merah kemudian berjalan mengikuti arah syaraf dari susmum tulang belakang yang kemudian membentuk pola seperti pita pada atau melingkar di beberapa area kulit yang terdapat banyak syaraf. Cacar ular akan menjalar ke beberapa bagian kulit tubuh yang banyak memiliki sistem syaraf, berikut ini ada beberapa area tubuh tempat timbulnya cacar ular, adalah :

1. Punggung, daerah di sekitar dada belakang atau samping. Hampir sebagian besar penderita, cacar ular ini muncul di bagian punggung samping hingga ke bagian dada depan terutama menyerang pria.

2. Trigeminal, yakni daerah di sekitar wajah atau kembali yang banyak diliputi oleh sistem syaraf trigeminus. Pada kasus ini hampir 10-20 % kasus cacar ular timbul di sekitar area wajah.

3. Lumbosacral, cervical, yakni cacar ular yang tumbuh di area sekitar leher, punggung bawah, bokong. Ditemukan 10-20 % kasus penderita cacar ular yang menyerang pada bagian tersebut.

Penyakit cacar ular atau herpes zoster banyak menyerang orang dewasa baik pria maupun wanita yang mungkin disebabkan oelh faktor lingkungan yang kurang bersih. kurang tidur, terlalu lelah secara fisik atau mental (stress).

Posted in Cacar Ular | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Cacar Ular

Herpes zoster merupakan nama lain dari penyakit cacar ular atau shingles. Herpes zoster atau cacar ular muncul akibat adanya virus varicella zoster, seseorang yang pernah menderita penyakit cacar air terdahulu memberi peluang pada penyakit cacar ular akibat virus cacar air yang tidak musnah namun tersimpan pada jaringan kulit permukaan dalam atau tersimpan dalam ganglion (kumpulan badan sel saraf), kemudian virus ini akan aktif kembali melalui saraf tepi ke kulit sehingga menimbulkan penyakit herpes zoster.

Herpes zoster atau cacar ular

Di kulit, virus akan memperbanyak diri (multiplikasi) dan membentuk bintik-bintik kecil yang berwarna merah yang berisi cairan penuh virus dan bergelembung pada daerah kulit yang dilalui oleh virus tersebut. Namun cacar ular ini berbeda dengan cacar air, cacar ular umumnya hanya menyerang orang dewasa dan usia lanjut atau pada mereka yang menderita penyakit kanker jenis tertentu, seperti leukemia, penderita lupus, AIDS, dan limfoma.

Herpes zoster ditularkan antarmanusia melalui kontak langsung, salah satunya adalah transmisi melalui pernapasan sehingga virus tersebut dapat menjadi epidemik di antara inang yang rentan. Resiko terjangkit herpes zoster terkait dengan pertambahan usia. Hal ini berkaitan adanya immunosenescence, yaitu penurunan sistem imun secara bertahap sebagai bagian dari proses penuaan. Selain itu, hal ini juga terkait dengan penurunan jumlah sel yang terkait dalam imunitas melawan virus varicella-zoster pada usia tertentu. Penderita imunosupresi, seperti pasien HIV/AIDS yang mengalami penurunan CD4 sel-T, akan berpeluang lebih besar menderita herpes zoster sebagai bagian dari infeksi oportunistik.

Posted in Cacar Ular | Tagged , , , , | Leave a comment