Penyebab Dari Penyakit Cacar Ular

Penyebab Dari Penyakit Cacar Ular adalah adalah virus varisela yang ada pada laten di jaras saraf sensorik setelah pasien pulih dari cacar air. Penyakit cacar ular merupakan penyakit cacar yang timbul beberapa tahun setelah terserang penyakit cacar air. Jika penyakit cacar ular ini muncul kembali, maka penyakit ini disebut dengan varisela zooster.

Penyakit cacar ular biasanya muncul disekitar regio kiliy yang dipersarafi dengan saraf yang sudah terinfeksi. Penyakit cacar ular ini biasanya sering ditemukan pada lansia atau juga pada mereka yang mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh yang disebabkan karena penyakit atau juga karena stres. Penyakit cacar ular biasanya bisa ditularkan melalui kontak langsung atau bisa juga dengan lesi.

Untuk menegakkan diagnosis penyebab dari penyakit cacar ular adalah diagnosis yang dibuat dengan didasarkan pada riwayat dan juga berdasarkan hasil dari pemeriksaan fisik. Satu petunjuk yang penting untuk membantu mengetahui cacar ular adalah dengan lokasi unilateral dan juga munculnya dari rasa nyeri.

Komplikasi yang biasanya terjadi akibat penyebab dari penyakit cacar ular adalah infeksi bakteri sekunder yang ada pada vesikel. Penyakit pneumonia, radang sendi, ensefalitis, dan juga nyeri yang bisa terjadi pada cacar air. Munculnya sindrome Reye yang terjadi pada anak yang diberikan aspirin disaat mengidap cacar ular. Orang dewasa yang pernah terjangkit cacar air biasanya bisa mengalami suatu perjalanan penyakit yang parah dan juga mempunyai resiko yang menjadi lebih besar dan juga menderita penyakit pneumonia atau komplikasi lainnya yang bisa terjadi.

Penyakit ini khas sering muncul hanya setengah badan menurut segmental/jalan saraf yang terkena saja. Jadi tidak akan melingkar pada satu badan anda. Biasanya Penyebab Dari Penyakit Cacar Ular  dapat timbul pada orang-orang dewasa yang sudah berusia diatas 50 tahun.

Gejala-gejala yang muncul akibat penyebab dari penyakit cacar ular antara lain:

–          sebelum muncul benjolan, timbul gejala seperti demam, pusing, lemas, nyeri otot dan tulang, gatal-gatal, serta pegal di seluruh tubuh. Bahkan nyeri bisa seperti sakit jantung atau nyeri pleura pada paru-paru.

–         kemudian muncul benjolan-benjolan kecil yang sering disebut juga denga vesikel di kulit, merah, hitam, scar, bisa berdarah, nyeri, rasa terbakar, tajam.

–         Jika vesikel muncul di kepala anda akan terasa sakit sekali. Jika di punggung, vesikel muncul dari sisi tulang belakang yang biasanya muncul dari belakang ke tengah.

–         Adapun tempat-tempat munculnya vesikel adalah: thoracic/punggung, daerah dada sebesar >50% dari kasus yang sudah pernah ada. trigeminal : di wajah/kepala mengikuti jalan saraf trigeminus, sebesar 10-20% kasus. lumbosacral, cervical: sekitar leher, punggung bawah-bokong, sebesar 10-20% kasus.

Upaya untuk pencegahan penyakit cacar ular.

Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk pencegahan adanya penyebab dari penyakit cacar uar ini hanya dengan pemberian vaksin yang berfungsi untuk menghasilkan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit sehingga mempengaruhi infeksi usia lanjut. Vaksin yang diberikan berupa virus yang sudah dilemahkan atau komponen virus yang berperan untuk merangsang atau menhasilkan kekebalan tubuh. Sehingga dapat menegah adanya penyebab dari penyakit cacar ular.Cacar ular dicegah dengan vaksinasi yang diberikan pada:

1. Anak-anak dengan usia 12-18 bulan yang belum pernah mengalami cacar air diberikan satu dosis vaksin.

2. Anak-anak dengan usia 19 bulan hingga 13 tahun yang belum pernah menderita cacar air denga satu dosis vaksin.

3. Orang dewasa yang belum pernah terjangkit cacar air dan bekerja atau tinggal di lingkungan yang rawan kuman yang sangat mudah untuk terjangkit cacar air.

4. Wanita reproduksi yang belum pernah terkena cacar air dan tidak dalam keadaan hamil.

5. Orang dewasa dan remaja yang belum pernah terjangkit penyakit cacar air dan tinggal dengan anak-anak yang munkin rawan untuk tertular penyakit cacar dari lingkungan luar tempat mereka bermain.

6. Orang yang belum pernah mengalami penyakit cacar air dan akan pergi ke luar negeri sebaiknya suntik vaksinasi terlebih dahulu.

Cara mengatasi penyebab dari penyakit cacar ular adalah dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti dibawah ini :

Bahan : daun waru landak yang segar secukupnya saja, dan tajin secukupnya.

Cara membuat resep : angin-anginkan terlebih dahulu daun waru landak hingga kering, kemudian digiling hingga menjadi bubuk. Setelah itu ambillah bubuk secukupnya saja, lalu diaduk dengan tajin. Ramuan siap untuk digunakan untuk pengobatan luar.

Aturan Pemakaian : Oleskan ramuan padpa bagian tubuh yang sakit.

Penyebab dari penyakit cacar ular dapat disembuhkan juga dnegan perawatan medis seperti:

1. Steroid yang mampu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan lepuhan.

2. Parasetamol yang digunakan untuk meredakan rasa nyeri pada vesikal yang timbul akibat penyebab dari penyakit cacar ular. Apabila dengan parasetamol tidak dapat membantu anda silahkan tanyakan kepada dokter anda atau untuk meresepkan analgesik yang lebih kuat untuk dapat meredakan rasa nyeri pada tubuh anda.

3. Obat antivirus seperti asiklovir, famsiklovir, dan valaciclovir mungkin diberikan untuk anda. obat tersebut tidak dapat membunuh virus namun dapat menghambat pertumbuhan virus dalan tubuh anda. Dengan demikian tingkat keparahan dari penyakit yang anda derita dapat diminimalkan. Obat antivirus hanya berguna dalam 3 hari setelah munculnya ruam pada kulit anda. Antivirus tidak dapat diresepkan untuk dikonsumsi sembarangan dan tidak semua umur diperbolehkan untuk mengkonsumsi obat ini.

Posted in Cacar Ular | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Cacar Ular

Gejala Penyakit Cacar Ular atau herpes zoster muncul karena penyebabnya dari virus cacar air. Orang yang kena penyakit ini biasanya sudah pernah kena cacar air. Sewaktu penyakit cacar airnya sembuh, ada virus yang masih hidup dan bersembunyi di simpul saraf dalam tubuh kita (bisa puluhan tahun). Jika daya tahan tubuh kita turun misalnya karena terlalu lelah dan stres, maka virus yang bersembunyi tadi keluar menyerang saraf-saraf kulit. Terjadilah gejala penyakit cacar ular ini.

Gejala penyakit cacar ular ini selalu menyerang separuh saja dari tubuh dan tidak menyebar.

–         Muncul bentol merah dengan bentuknya berupa gelembung-gelembung berisi air yang menggerombol, dan terasa nyeri dan panas sekali.

–         Gejala Penyakit Cacar Ular lainnya adalah demam ringan, menggigil, sesak nafas, nyeri pada persendian atau pegal di satu tubuh.

–         Gejala yang ditimbulkan pada penyakit ini sekelompok yang menyerupai bagan belakang tubuh dan menjalar kearah depan pada salah satu bagian sisi tubuh.

–         Penyakit cacar ular dapat menyerang bagian tubuh di mana saa seperti pada kulit wajah, leher, perut, dada, pinggang, bokong, sampai bagian kaki tetapi hanya sebagian tubuh saja.

Cacar ular berlangsung salam beberapa hari saja. Penyakit ini dapat hilang dalam waktu 10 hari hingga 2 minggu dan juga dapat meninggalkan rasa nyeri yang berkepanjangan.

Pada orangtua berusia lebih dari 50 tahun sebaiknya cepat diobati oleh dokter. Bila tidak, bisa menyebabkan nyeri saraf menetap setelah herpes (neuralgia paska herpes), yaitu gejala penyakit cacar ular, kulitnya sudah normal tapi tetap terasa sangat nyeri sampai bertahun-tahun. Herpes zooster ini hampir tidak ernah kambuh lagi.

Cacar ular biasanya terdapat di kulit secara unilateral (satu area tubuh) di sepanjang dermatom yang terinfeksi. Tempat yang sering terinfeksi wajah, leher, dan dada. Lesi dapat berukuran kecil atau besar dalam jumlah yang sedikit atau banyak. Cacar ular dapat sangat menyakitkan.

Penyebab dari munculnya gejala penyakit cacar ular.

Faktor –faktor yang menyebabkan reaktivasi dari virus penyakit ini adalah:

– Daya tahan tubuh anda yang mudah menrun.

– cencer.

– leokimia.

– HIV/AIDS

Gejala penyakit cacar ular yang paling banyak terjadi adanya virus-virus yang bersembunyi di ganglion saraf dada anda, tapi juga bisa di ganglion saraf otak atau lainnya. Tempat yang disukai dari virus ini akan melakukan serangan selalu adalah daerah yang dipersarafi oleh saraf tersebut. Jadi bentuknya akan melingkar. Misalnya di ganglion saraf dada keempat (yang sejajar dengan putting susu) kanan, maka di sepanjang jalan saraf itu dari punggung sampai ke depan melingkar ke arah dada.

Seseorang yang menderita gejala penyakit cacar air bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh menjadi menurun terutama pada pasien dengan sistem kekebalan yang kurang seperti penderita HIV atau pasien yang sedang menjalani kemoterapi yang membutuhkan dosis yang tinggi karena memiliki komplikasi yang cukup serius.

Komplikasi gejala penyakit cacar air yang dimaksud adalah:

1. Gejala Penyakit Cacar Ular yang muncul pada mata mengakibatkan tergoresnya kornea dan akhirnya menimbulkan efek kebutaan.

2. infeksi pada paru-paru menyebabkan pneumonia atau yang sering kita kenal dengan radang paru paru.

3. Gejala dari penyakit cacar ular yang muncul pada wanita hamil, apabila virus dapat masuk melalui plasenta dan masuk kedalam peredaran darah janin yang dapat mengakibatkan kerusakan atau bahkan yang lebih buruk dari itu adalah kematian pada janin.

4. Pada wanita, perlu diketahui bahwa komplikasi dari virus penyakit cacar ular ini juga berhubungan dengan penyakit kanker payu udara.

Pada penderita gejala penyakit cacar air disarankan untuk mandi supaya tetap mandi. Mandi dan kelainan kulit yang terjaga kebersihannya berguna untuk mencegah terjadinya infeksi bakteri yang lebih parah. Pengobatan pada penyakit cacar ular ini adalah dengan menggunakan antivirus yang diberikan tidak terlambat dalam tempo maksimal 72 jam sesudah timbulnya kelainan pada kulit anda. Pada anak anda yang masih muda dan sehat antivirus tidak begitu diperlukan karena tubuh masih mempunyai kekuatan untuk menyembuhkan diri dari virus tersebut sendiri.

Ditambah dengan perawatan yang baik dirumah untuk membantu mempercepat penyembuhan gejala penyakit cacar ular pada diri anda seperti rawat semua kulit tubuh anda dan jaga agartetap bersih dengan cara mandi dan selalu mengganti baju anda yang terkena debu dan kena biang keringat. Minum obat yang sesuai dengan aturan pakai yang sudah diberikan oleh dokter anda. Jika anda terganggu dengan rasa sakit yang muncul akibat gejala penyakit tersebut langsung beritahukan kepada dokter anda. Kemungkinan dokter akan memberikan obat atau resep yang dapat anda gunakan sebagai pereda rasa nyeri atau menyarankan anda untuk menggunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas di apotik-apotik sekitar rumah anda.

Gejala yang muncul penyakit cacar ular dapat dicegah dengan memberikan vaksinasi sesuai dengan kelompoknya masing-masing yang sudah ditentukan olah pihak kesehatan. Untuk anak balita yang belum pernah terjangkit penyakit cacar ular vaksinasi yang diberikan pada umur 12 hingga 18 bulan dengan satu dosis vaksin dan pada anak usia 19 bulan hingga 13 tahun juga dapat diberikan vaksin dengan satu dosis saja.

Posted in Cacar Ular | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Komplikasi dan Cara Mengobati Cacar Ular

Komplikasi dan Cara Mengobati Cacar Ular biasanya timbul beberapa tahun setelah infeksi cacar air. Cacar ular disebabkan oleh virus varisela yang berada laten di jaras saraf sensorik setelah pasien pulih dari cacar air. Apabila virus tersebut muncul kembali, maka disebut zoster. Herpes zoster biasanya dijumpai pada lansia atau pada orang dengan penurunan sistem imun yang disebabkan oleh penyakit atau stress. Herpes zoster tampaknya ditularkan melalui kontak langusng dengan lesi.

Dalam gambaran klinis

Cacar ular biasanya terdapat di kulit secara uni lateral (satu area tubuh) di sepanjang dermatom yang terinfeksi. Tempat yang sering terinfeksi adalah wajah, leher, dan dada. Lesi dapat berukuran kecil atau besar dalam jumlah yang sedikit atau banyak. Cacar ular dapat sangat menyakitkan.

komplikasi dan cara mengobati cacar ular

komplikasi dan cara mengobati cacar ular

Komplikasi dan Cara Mengobati Cacar Ular

Komplikasi muncul akibat penyakit yang diderita tidak segera diobati. Komplikasi yang muncul adalah sebagai berikut:

– Jika cacar ular terjai pada bagian di sekitar wajah dan melewati mata, maka dapat menyebabkan kebutaan.

– JIka herpes zoster terjadi di sekitar wajah saja dan mengenai saraf otak yang menpersarafi muka, maka dapat menyebabkan timbulnya sindrom Ramsay Hunt yakni otot wajah akan lumpuh disertai gangguan pendengaran, muntah-muntah dan vertigo.

– Ensifalitis atau infeksi yang serius yang terjadi pada otak. Apabila tidak diambil tindakan untuk segera diobati sekitar 60 hingga 80% orang yang mengidap penyakit cacar ular akan terus berkembang dan menjadi koma dan akhirnya akan meninggal dalam beberapa hari setelah penderita koma. Sedangkan orang sembuh sering mengalami pemburukan, kategori pemburukan yang terjadi pada sistem saraf sedang hingga kelumpuhan.

– Penyakit cacar ular atau herpes zoster yang menyerang seseorang dengan rentang usia 40 tahun, akan terjadi komplikasi yang cukup mengkhawatirkan yakni rasa sakit dan nyeri yang begitu berat yaitu neuralgia pascaherpetik yakni rasa nyeri pada timbulnya cacar ular yang pernah terkena setelah sembuh. Angka kejadian neuralgia pascaherpetik ini tidak begitu besar hanya 10-15 % Namun rasa nyeri tersebut cukup menyiksa penderitanya, meskipun dapat hilang dengan sendirinya.

– Infeksi yang terjadi pada liver dapat menyebabkan penbengkakan pada liver anda dan akhirnya akan menjadi gagal liver.

– Komplikasi pada paru paru yang akan menyebabkan terjadinya radang paru paru atau dalam dunia medis disebut dengan pneumonia.

– Komplikasi yang terjadi pada daerah kemaluan seperti: genital neuralgia vagina (daerah kelamin wanita)

– Komplikasi dan cara mengobati cacar ular yang terjadi pada wanita hamil, virus dapat masuk melalui plasenta dan masuk ke dalam peredaran darah janin sehingga dapat mengakibatkan kerusakan atau kematian pada janin yang dikandung. Dan dapat diobati dengan menggunakan vaksin ini untuk mencegah bayi terinfeksi penyakit cacar yang diderita sang ibu.

– Pada wanita, komplikasi dan cara mengobati cacar ular dari virus yang menimbulkan penyakit cacar ini juga berhubungan dengan kanker payudara dan harus segera melakukan pemeriksaan kedokter.

Penyakit ini khas badan sejalan dengan syaraf yang terkena dan jika tidak akan melingkar satu badan. Biasanya akan timbul pada orang dewasa dengan batas umur diatas usia 50 tahun. Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini seperti: sebelum muncul adanya benjolan, akan timbul demam, pusing, lemas, nyeri otot dan tulang, gatal, pegal. Bahkan mulai muncul nyeri bisa seperti sakit jantung atau nyeri pleura pada paru-paru. kemudian muncul benjolan-benjolan kecil (vesikel) di kulit, merah, hitam, scar, bahkan bisa hingga berdarah, nyeri pada benjolan, rasa terbakar, tajam. Jika di kepala akan terasa sakit sekali. Jika di punggung, vesikel muncul dari sisi tulang belakang (dari belakang ke tengah).

Komplikasi dan cara mengobati cacar ular ini cukup sederhana, umumnya dokter akan memberikan vaksinasi atau obat anti nyeri dan obat pengurang risiko dari penyebaran virus varisela ini. Jenis obat dan vaksin yang diberikan sama dengan vaksin pada cacar air, yakni obat anti aksiklovir atau valasiklofir. Vaksinasi yang dapat diberikan sesuai kelompok tertentu mulai dari usia mereka. Untuk anak yang belum pernah mengalami atau menderita penyakit cacar ular ini dapat diberikan vaksin ketika umur si bayi sekitar 12-18 bulan.

Sedangkan komplikasi dan cara mengobati cacar ular pada orang dewasa yang belum perbah menderita penyakit cacar ular dan harus diberikan vaksin ketika orang tersebut bekerja atau bertempat tinggal dilingkungan yang sangat mudah untuk terjangkit cacar air dan sangat mudah penyebarannya.

Varicella Zoster Immunoglobulin (VZIG) yang termasuk dalam salah satu vaksin yang digunakan untuk mencegah penyakit cacar ular. VZIG adalah zat kekebalan terhadap virus penyebab cacar ular. VZIG hanya diberikan pada kelompok-kelompok tertentu yang sudah tercatat dalam dunia medis dan kedokteran:

1. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah dan biasanya terjadi pada orang yang sudah lanut usia.

2. Komplikasi dan cara mengobati cacar ular pada wanita yang sedang hamil yang terpapar kasus cacar air dan belum pernah terkena cacar air sebelumnya harus diberi vaksin ini untuk mencegah adanya infeksi virus cacar ular yang dapat membahayakan janin.

3.Bayi dibawah usia 28 hari yang lahir dari usia kahamilan kurang dari 28 minggu atau berat lahirnya kurang dari 1000 gram

4. Bayi dibawah usia 28 hari yang ibunya terpapar kasus cacar air atau yang mengalami cacar air antara 7 hari sebelum persalinan hingga 7 hari setelah persalinan  diberikan vaksin ini dengan rutin sebagai pencegahan penyakit terinfeksi pada bayi.

Posted in Cacar Ular | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri Ciri Terkena Cacar Ular

Ciri ciri terkena cacar ular ini muncul ditandai dengan adanya gejala seperti kulit yang terasa seperti terbakar dan terasa sangat sensitif, dan pada umumnya berlangsung hanya dalam beberapa minggu. Namun gejala atau ciri ciri terkena penyakit cacar ular  yang timbul tidak langsung seperti cacar air, cacar ular lebih cenderung terjadi apabila timbul rasa sakit yang sangat akut dan sulit untuk di deteksi jika bintil-bintil merah pada kulit tubuh anda belum mulai menampakkan diri di permukaan kulit, ketika timbul bintil merah rasa gatal semakin dirasakan. Ruam atau kulit shingles kemudian mulai timbul akibat lepuhan kecil yang terjai di atas kulit merah dengan lepuhan lainnya yang muncul dalam 3-5 hari.

Lepuhan-lepuhan atau bintik merah kemudian berjalan mengikuti arah syaraf dari susmum tulang belakang yang kemudian membentuk pola seperti pita pada atau melingkar di beberapa area kulit yang terdapat banyak syaraf. Cacar ular akan menjalar ke beberapa bagian kulit tubuh yang banyak memiliki sistem syaraf.

Berikut ini ada beberapa area tubuh tempat timbulnya Ciri ciri terkena cacar ular, adalah :

1. Punggung, daerah di sekitar dada belakang atau samping. Hampir sebagian besar penderita, cacar ular ini muncul di bagian punggung samping hingga ke bagian dada depan terutama menyerang pria.

2. Trigeminal, Ciri ciri terkena penyakit cacar ular yang timbul daerah di sekitar wajah atau kembali yang banyak diliputi oleh sistem syaraf trigeminus. Pada kasus ini hampir 10-20 % kasus cacar ular timbul di sekitar area wajah.

3. Lumbosacral, cervical, yakni cacar ular yang tumbuh di area sekitar leher, punggung bawah, bokong. Ditemukan 10-20 % kasus penderita cacar ular yang menyerang pada bagian tersebut.

Berikut adalah beberapa ciri ciri terkena cacar ular seperti:

  1. Demam tinggi
  2. pusing
  3. Nyeri yang terjadi pada otot dan tulang, Kemudian akan timbul benjolan-benjolan yang kecil (vesikel) seperti ketika cacar di separuh lingkaran badan atau wajah.
  4. Menimbulkan rasa yang sangat gatal, perih seperti terbakar. Dan jika benjolan tersebut muncul pada kepala akan terasa sangat sakit sekali. Jika vesikel muncul di punggung maka akan muncul pada sisi tulang belakang atau dari belakang ke tengah.

Jika anda adalah salah satu orang yang mengalami ciri ciri terkena cacar ular seperti yang sudah kita bahas bersama diatas ada baiknya anda segera ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut mengenai gejala yang anda derita.

Penyakit cacar ular atau herpes zoster banyak menyerang orang dewasa baik pria maupun wanita yang mungkin disebabkan oelh faktor lingkungan yang kurang bersih. kurang tidur, terlalu lelah secara fisik atau mental (stress).

Setelah seseorang terjengkit virus cacar air, Virus tersebut tidak akan mati dan akan bersembunyi di ganglion sensorik posterior dan ganglion sensorik krenialis. Virus cacar air tersebut masih hidup sampai seumur orang tersebut hidup namun tidak menimbulkan adanya ciri ciri terkena cacar ular.Virus cacar air yang bersarang di dalam tubuh kita akan dapat kembali aktif dan menimbulkan penyakit. Faktor yang dapat menyebabkan virus tersebut dapat kembali aktif antara lain:

1. Pemakaian obat imunosupresif
2. Cancer.
3. Orang yang sedang menjalani leokimia.
4. Seorang yang sedang dalam pengobatan yang dapat membuat sistem imun tubuh menurun yang sedang menjalani chemotherapy dan radiotherapy
5. Daya tahan tubuh yang lemah yang biasanya terjadi pada orang-orang yang sudah berusia lanjut.
6. Orang yang mengidap penyakit HIV/ AIDS.

Jika anda mengalami hal di atas sebaiknya anda segera mengunjungi dokter anda atau dokter spesialis kulit terdekat. Dokter akan memberikan obat yang dapat digunakan untuk menahan rasa nyeri atau analgetik, oabt penurun panas atau antipiretik, obat antivirus yang berupa acyclovir dalam bentuk salep, oral, atau intravena.

Untuk mencegah adanya Ciri ciri terkena cacar ular dapat dilakukan dengan imunisasi cacar dan meningkatkan daya tahan tubuh misalnya dengan mengkonsumsi makan makanan yang bergizi. Menjauhi makan makanan yang dapat memicu rasa gatal pada ruam yang muncul dikulit. Selalu menjaga kebersihan kulit dan mengganti baju yang terkena debu dan biang keringat, serta rajin menggunting kuku untuk mencegah tidak menggaruk bagian ruam.

Ciri ciri terkena cacar ular ini dapat meninggalkan rasa nyeri yang berkepanjangan, yang dirasakan biasanya pada penderita yang sudah lanjut usia yang umurnya lebih dari 50 yahun. Rasa nyeri disebabkan oleh rusaknya meilin atau selubung syaraf karena adanya proses peradangan dalam waktu yang lama.

Komplikasi yang ditimbulkan dari ciri ciri terkena cacar ular tersebut dengan adanya rasa nyeri yang timbul ketika penyakit cacat ular ini hilang yang dialami selama 3 bulan setelah ruam tersebut hilang, namun ada pula yang merasakannya hingga bertahun-tahun bahkan hingga sampai seumur hidup. Komplikasi dari penyakit ini juga dapat menyerang saraf, kulit, mata, dan organ dalam tubuh anda. Apabila penyakit ini sudah menyerang bagian daerah sekitar dan menyerang kornea, maka pengeligatan akan terganggu karena mata yang keruh akibat penyakit tersebut dan akan berakhir pada kebutaan bila tidak segera dilakukan pemeriksaan.

Bila seseorang sudah berusia 60 tahun ke atas berjenis kelamin wanita dan menderita penyakit diabetes melitus atau memiliki perasaan cemas yang berlebihan akan mengalami lebih besar beresiko untuk mengalami komplikasi tersebut.

 

Posted in Cacar Ular | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Cacar Ular

Penyakit cacar ular merupakan nama lain dari Herpes zoster atau shingles. Herpes zoster atau cacar ular muncul akibat adanya virus varicella zoster, seseorang yang pernah menderita penyakit cacar air terdahulu memberi peluang pada penyakit cacar ular akibat virus dari cacar air yang tidak musnah namun masih terus tersimpan pada jaringan kulit permukaan dalam atau tersimpan dalam ganglion (kumpulan badan sel saraf), kemudian virus ini akan aktif kembali melalui saraf tepi ke kulit sehingga menimbulkan penyakit herpes zoster.

Herpes zoster atau cacar ular

Di kulit, virus akan memperbanyak diri (multiplikasi) dan membentuk bintik-bintik kecil yang berwarna merah yang berisi cairan penuh virus dan bergelembung pada daerah kulit yang dilalui oleh virus tersebut. Namun cacar ular ini berbeda dengan cacar air, cacar ular umumnya hanya menyerang orang dewasa dan usia lanjut atau pada mereka yang menderita penyakit kanker jenis tertentu, seperti leukemia, penderita lupus, AIDS, dan limfoma.

Herpes zoster ditularkan antarmanusia melalui kontak langsung, salah satunya adalah transmisi melalui pernapasan sehingga virus tersebut dapat menjadi epidemik di antara inang yang rentan. Resiko terjangkit herpes zoster terkait dengan pertambahan usia. Hal ini berkaitan adanya immunosenescence, yaitu penurunan sistem imun secara bertahap sebagai bagian dari proses penuaanSelain itu, hal ini juga terkait dengan penurunan jumlah sel yang terkait dalam imunitas melawan virus varicella-zoster pada usia tertentu. Penderita imunosupresi, seperti pasien HIV/AIDS yang mengalami penurunan CD4 sel-T, akan berpeluang lebih besar menderita herpes zoster sebagai bagian dari infeksi oportunistik.

Gejala yang dialami pada penderita penyakit cacar ular ini seperti:

  • Sebelum munculnya benjolan pada kulit, penderita akan merasakan demam, pusing, lemas, nyeri otot dan tulang, serta gatal.
  • Dapat juga merasakan nyeri seperti sakit jantung atau nyeri pleura pada paru-paru.
  • Setelah itu akan muncul benjolan-benjolan kecil yang sering disebut dengan vesikel yang muncul pada kulit denga ciri berwarna merah, hitam, scar, dapat mengeluarkan drah, nyeri pada benjolan, rasa seperti terbakar, dan tajam.
  • Apabila vesikel muncul dikepala akan terasa sakit sekali.
  • Jika muncul dipunggung vesikel ini dapat muncul dari sisi tulang belakang ke tengah.

Tidak semua vesikel atqau benjolan muncul dari tulang belakang ke tengah. Vesikel ini juga dapat muncul di tempat-tempat seperti thoracic/punggung yang muncul di sekitar daerah dada, trigeminal atau vesikel yang muncul di kepala atau di wajah yang mengikuti jalan syaraf trigeminus, atau pada lumbosacral dan cervical atau vesikel yang muncul pada daerah sekitar leher dan punggung bawah-bokong.

Diagnosis Penyakit Cacar Ular.

Penyakit ini dapat di diagnosis berdasarkan dari riwayat dan hasil pemeriksaan yang dilakukan secara fisik. Satu hal yang paling penting untuk mengetahui cacar ular adalah lokasi yang unilateral dan munculnya rasa nyeri pada bagian tersebut.

Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk membantu menunjang diagnosis penyakit cacar ular adalah sebagai berikut:

  • Dengan melakukan pemeriksaan cairan serebrospinal yang menunjukkan tekanan meningkat.
  • Uji foksasi komplemen yang menunjukkan terjadi peningkatan titer antibody IgM dan IgG yang spesifik.
  • Dengan melakukan pemeriksaan mikroskopis darah yang akan menunjukkan adanya monosit.
  • Serta dapat juga dengan apusan vesikel yang dapat ditemukan sel raksasa multiinti dan badan inklusi.

Penyakit cacar ular ini sebenarnya hampir sama dengan penyakit cacar hair hanya saja cacar ular biasanya terdapat pada kulit unilateral atau satu area saja depanjang dermatome yang terinfeksi firus sedangkan cacar air dapat menyebar keseluruh tubuh. Tempat yang biasa terinfeksi virus penyakit cacar ular ini biasanya seperti pada wajah, punggung, dada, dan leher serta cacar ular dapat sangat menyakitkan bagi penderita.

Pengobatan dan Pencegahan

Tanpa adanya komplikasi penyakit cacar ular ini dapat sembuh dengan sendirinya. Penderita hanya perlu diberikan terapi simptomatis untuk dapat mengurangi rasa nyeri. Untuk orang dewasa yang sedang menderita penyakit cacar ular yang erat dapat diobati dengan menggunakan cidarabin dan pada penderita zoster progresif harus diberikan intravenous. Untuk anda yang mengalami komplikasi ada baiknya anda segera mendatangi dokter untuk berkonsultasi mengenai komplikasi yang anda derita jangan sampai menimbulkan infeksi yang serius. Seperti komplikasi yang terjadi infeksi pada mata yang akan mengakibatkan tergoresnya kornea mata dan dapat menimbulkan kebutaan bagi penderita penyakit cacar ular yang mengalami komplikasi.

Cacar ular dapat dicegah dengan memberikan vaksin sesuai dengan kelompok umur sebelum orang tersebut menderita penyamit caca air. Seperti pada balita berusia 12 hingga 18 bulan dan pada anak yang berusia 19 bulan hingga 13 tahun yang harus diberi satu dosis vaksin saja.

Dapat juga memberikan Varicella Zoster Immunoglobulin (VZIG) yang dpat diberikan kepada seseorang dengan syarat orang tersebut memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah, wanita hamil yang sedang terpapar cacar air namun belum pernah terkena cacar air sebelumnya, Bayi yang berusia dibawah 28 hari yang dilahirkan dari usia kandungan kurang dari 28 minggu atau dengan berat badan yang kurang dari 1000 gram, dan yang syarat yang terakhir vaksin yang siberikan kepada bayi yang memiliki usia dibawah 28 hari yang ibunya sedang mengalami penyakit cacar air yang diberikan antara 7 hari sebelum persalinan hingga 7 hari setelah persalinan.

Posted in Cacar Ular | Tagged , , , , | Leave a comment